Kamis, 17 Januari 2013

Kemdikbud Ajak Dunia Usaha Kembangkan PAUD

 
Pasuruan, Jawa Timur -- Untuk merealisasikan akses layanan untuk seluruh anak usia dini di Indonesia, pemerintah tak bisa berjalan sendiri. "Sumbangsih perusahaan dalam pengembangan pendidikan anak usia dini (PAUD) melalui corporate social responbility (CSR) akan sangat membantu," ucap Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal (Ditjen PAUDNI) Lydia Freyani Hawadi, saat kunjungan ke pabrik susu Nestle Indonesia di Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (15/1).


Dikatakan Lydia, pemerintah memiliki keterbatasan terutama dalam hal anggaran. Saat ini, angka partisipasi kasar (APK) PAUD di Indonesia masih berada pada angka 54,64 persen. Untuk mencapai target APK 75 persen pada tahun 2015, dibutuhkan dana Rp. 17 triliun. Akan tetapi, tahun ini saja anggaran untuk seluruh program PAUDNI dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) saja hanya sebesar Rp 2,4 triliun. "Jika beban ini kita bagi bersama, maka penyediaan pelayanan akses PAUD untuk anak usia dini Indonesia akan semakin mudah," kata Dirjen di hadapan pimpinan dan karyawan Nestle Indonesia.

Guru Besar Universitas Indonesia ini juga menyatakan, langkah ini bisa dimulai dari penyediaan PAUD untuk anak-anak karyawan. Kemudian dilanjutkan dengan pengadaan PAUD untuk anak-anak peternak sapi perah yang bekerja sama dengan Nestle. Sebagai perusahaan besar, Nestle Indonesia memiliki 2.900 karyawan dan menaungi 33.000 peternak sapi perah di seluruh Indonesia. Penyediaan PAUD bagi anak-anak karyawan dan peternak sapi perah oleh Nestle akan menjadi langkah besar bagi perkembangan PAUD.

"Nestle bisa membantu peternak sapi perah di pedesaan dengan memberikan layanan PAUD di tengah pemukiman. Jadi tidak saja membantu kesejahteraan, tapi juga pendidikan," ucapnya menambahkan. Selanjutnya, dalam hal ini Direktorat Jenderal PAUDNI Kemdikbud bisa menjadi rekan kerja sama yang akan memberikan bimbingan, atau melakukan pembinaan untuk tenaga pendidik dan pengelolaan PAUD. (NW, sumber: paudni.kemdikbud.go.id)

Artikel yang berkaitan



0 komentar:

Posting Komentar

Majalah Dinding

Baca Itu Penting